Kamis, 16 Juli 2015

Ramadhan kali ini #2

Hey there !!!
Time flies so fast, ngga kerasa umur udah nambah, udah wisuda, udah koas lima bulan aja.. (T.T) *banyakkah waktu yang tersia? Banyakkah waktu yang tersisa? Oh ibu, anakmu ini seharusnya udah tambah dewasa.,

***

Sekarang ramadhan udah meninggalkan kita., bulan yang penuh ampunan pahala dan berkah itu kawan, semoga Allah SWT memberi kita kesempatan lagi untuk bertemu dengan bulan ramadhan tahun depan aamiin.

Jadi bagaimana ramadhanmu kali iini?
kalau aku.. masih seperti ini saja. Mencoba meninggalkan hal-hal tak berguna yang kusukai. Mencoba menyiram lagi jiwa-jiwa yang kering. Ah, dunia itu ternyata fana, aku terlenakan oleh kesibukan dunia dan menjadi lupa darimana kita berasal, lupa bahwa tujuan kita adalah kembali ke tempat awal.

Ramadhanku kali ini tentang belajar melepaskan..ya, melepaskan.

Selamat hari raya idul fitri 1436 !!! Maaf jika mulut, hati dan perbuatanku pernah menyakitimu.
"Taqabbalallahuminna wa minkum, Shiyamana wa Shiyamakum Kullu aam wa antum bikhair" (Semoga Allah menerima dr kami & darimu, puasaku dan puasamu, dan semoga kebaikan menyertaimu sepanjang tahun)...

***

Salam untuk rindu tak berujung.

Senin, 02 Februari 2015

Senja Pelipur Lara

Langit senja
Berubah bersama tenggelamnya matahari

Ilmu nenek moyang bilang, benda memantulkan cahaya,
karena itulah benda menjadi warna-warna tertentu

Seperti ketika matahari hampir terbenam seperti ini,
Awan putih berubah jadi orange.

Jika matahari benar2 tenggelam,
Langit violet berubah jadi hitam.

Indah ya?

Allah selalu tau, bagaimana membuat hambaNya takjub.

Minggu, 01 Februari 2015

Mungkin Maaf Saja Tak Cukup

Mereka bilang orang selalu berbuat salah.
Dari hal itu, mereka bilang kita bisa belajar banyak dan jadi lebih baik.

Hanya saja, ketika menyangkut sakit hati. Aku takut itu tak sembuh dengan mudah, atau mungkin tak bisa sembuh?

Hati itu.

Disudut ini aku selalu bertanya,
apakah kau bisa memaafkanku?

Ah bagaimana mungkin kau bahkan memikirkan orang bodoh yang berani menyakitimu

siapa aku.

Jumat, 30 Januari 2015

Hujan

Pada hujan, aku ingin bertanya tentang kabarmu.
Tapi seperti biasa, dia hanya jatuh ke atap dan membuat suara tik tik tik

Bagaimana bisa aku hidup tanpamu,
Aku tidak sekuat itu

Ah lagi..
Kenapa aku masih mengeluh tentang kepergianmu.

Mungkin aku bodoh
Sangat bodoh...

Maafkan aku karena seperti ini.

Merindukanmu ibu, ditengah rintik malam solo, selalu.

Rabu, 21 Januari 2015

Kekuasaan Lain

Rasanya itu... seperti baru menemukan jawaban setelah beberapa tahun.
Tapi aku bingung.
Haruskah aku senang? atau sedih?

Lebih tepatnya aku takut.

Ada yang tak bisa kita kontrol di dunia ini.
Kadang kamu merasakannya kan?
Ketika kamu ingin berlari kencang lalu kamu terbangun, sadar jika itu hanya mimpi buruk.

Atau ketika kamu sudah sangat hati-hati berjalan tapi kamu tetap tersandung batu.

Kalau itu..aku tau, bukankah itu namanya takdir?
Kekuasaan yang tak kita miliki yang hanya dimiliki oleh Allah Yang Maha Berkehendak.
Dan kebanyakan dari kita bisa berdamai dengan itu.

Tapi ada 'kekuasaan' lain yang membuatku tercengang. Mungkin sederhana.
Kamu pasti pernah merasakannya.

Ketika kamu melakukan sesuatu yang berbuah perilaku, tapi kamu 'tidak sengaja',
tak sesuai dengan apa yang ingin kau lakukan. Sama sekali tak pernah dibayangkan.

Itu juga hal yang tak bisa kita kontrol  kan?
Seperti ada kekuasaan lain yang memimpin, menguasai kita.

Kata beliau, itu adalah mindset, kebiasaan.

Ini adalah tentang perilaku, tentang sebenarnya siapa kamu. Jika kebiasaan kita masih kurang baik, mungkin suatu saat hati kita akan menghianati diri kita sendiri.

***
Kamu adalah kebiasaanmu

Minggu, 04 Januari 2015

Different, or special

Di setiap waktu, jam, menit, dan detik yang sama
Tak selamanya terjadi hal yang sama

Pertemuan kita dengan seseorang
Tempat yang kita singgahi
Emosi dan cerita yang kita bawa

Entahlah..
Tapi hal selalu bergerak berbeda, atau..sebut saja spesial
Walaupun begitu manusia masih menciptakan kata 'bosan'


Hai apa kabar?
Apakah kau masih sama seperti dulu?

Jawabannya mungkin tidak

Minggu, 27 Juli 2014

Whats up guys..its 1435H

Apa kabar kawan?
Secepat bumi berputar, waktu ini pun berlalu dengan cepat. Ramadhan tahun ini baru saja meninggalkan kita, telah selesai menemani kita untuk menunjukkan diri 'manusia' kita pada Allah SWT.
Aku.. Mungkin aku masih dalam masa pubertas. Berputar pada diri sendiri, hanya aku, pendapatku, kepentinganku. tapi bagiku, ramadhan kali ini membuat pikiranku sedikit terbuka. Beberapa kejadian, cerita, bacaan. Hal-hal yang membuat dewasa dan berpikir dari sudut pandang orang lain. Menghargai setiap usaha dari semua sudut, menghargai kekuatan positif dari hal yang tak terbayangkan dan paling negatif sekalipun. Dari hal yang dikira hanya surga dan neraka. Mengajariku mengerti orang lain dari sudut manapun-dengan prinsip syariah yang tak terhapus.
Puasa adalah menahan nafsu, lapar membuatmu rendah hati, membuatmu tau betapa berharganya makanan dan bagaimana rasanya orang-orang yang setiap hari kelaparan. Membuatmu sedikit rajin beribadah dari bulan lainnya. Merupakan awal dari semua kebaikan. Masih sebatas itu.. Bagaimana denganmu, apa yang kau dapat ramadhan ini kawan?
Sudah dua tahun tanpanya, tapi bumi masih berputar dengan gagah, menyosong masa depan karena tak mau menyiakan jasanya. Selalu..di hati dan menjadi api kehidupan.
1 Syawal 1435. Semoga Allah mempertemukan kita lagi di ramadhan yang akan datang. Sudah 2014 sudah 1435..mari lakukan sesuatu yang lebih baik dari kemarin. Fighting ~~~!!
Peace and Love.